Menertawai bahagia, lalu luka itu tersembunyi rapi
Semua selalu seperti di aliri, kala hujan lebat kau kembali kala terik memandang kau pergi
Tiada tawa yang abadi
Apa hanya tindakan menyakiti yang kau harapkan lagi
Melihat dan berdiam diri
" kan kujalani hari-hari tanpa terus menanti, mendampingi perjuangan selama ini. Berjalan saling mengiringi
Berjalan bersama hingga mati
Namun, sedikitpun tak terbesit menghapusmu dalam hati dan memori"
permainan hati
Tuhan lebih mengetahui
"Sahabat sejati"
*Ymb
No comments:
Post a Comment