Saturday, November 4, 2017

siklus

kenyataan yang menampar
sesungguhnya kau mati terkapar

olehmu atau oleh pilihanmu
sering kali kau membual tentang rindu
tentang sejatinya kekuatan bertahan
namun kau salah satu dari beribu 
yang menatapku dalam satu waktu dan itu mematikan

tercabik dan membodohi diri hingga mati
membudakkan dengan cara mengasihani
lalu kembali lagi

kau terbodohi
oleh kekuatan yang paling hakiki
membawa hati 
lalu kau tersiksa hingga mati

No comments:

Post a Comment