Friday, December 9, 2016

GANDA

Ada hakim dimana-mana, katanya
lalu dia berjalan menusuri wajah-wajah gelisah yang terpana
pada bibirnya terlontar kata-kata yang mengisyaratkan betapa hebatnya ia

ia berhenti sejenak
menghipnotis para pembuat sajak
melihat jilatan setiap ludah yang di injak

lalu ia kembali berjalan
menjalani semuanya sesuai keadaan
menepi saat yang lain kebakaran

hei! ada hakim dimana-mana
jaga sikap dimanapun kau berada
jaga ucapan saat para hakim membuka mata

kemudian ia lihat ada yang terbungkuk-bungkuk
berlutut dan tertekuk
tertawa sambil mengutuk

apa yang kau lakukan
sudahku katakan
jangan kau ludahkan
akan dijilat meski itu menjijikkan

berakkan saja
taikkan saja
sebab para hakim itu taunya berak dan taik orang lain
tak peduli dengan pernah bersama untuk makan, minum dan main

hei, cukup!
ada hakim dimana-mana
nanti kau terbunuh dengan keputusan mereka
kau tak takut pada mulut-mulut buas serigala
bahkan anjing saja akan berhenti menggong-gong saat serigala mulai mengeluarkan suaranya

ah, kau pengecut sekali
kentutkan saja mereka berkali-kali
kujamin kentutmu lebih berarti dibandingkan suara-suara yang tak ada arti
jangan hiraukan lagi
buat apa peduli


husssttt, ada hakim dimana-mana
jangan lupa
nanti kau di cerca
di rendahkan dan lebih di hina
takutlah, takutlah pada moncong serigala
kan sudah kukatakan, anjingpun takut mendengar suaranya

ahhh, percuma
ia bukan anjing, jadi tak ada ketakutan yang perlu dirasa
lalu buat apa lari pada suara jika memang perlu saat di terkam kau ikut menerkamnya juga
kujamim, terkamannya tak bisa menyakiti dia

kau tau, ada sesuatu yang tak bisa disentuh di dunia ini
meski sesuatu itu akan terlihat lemah dan terus di uji
kebenaran yang berasal dari hati
dan tak semua memiliki

hustt hustt! ku bilang ada hakim dimana-mana

ahhh cukup, cukup!
sebaiknya mulutmu kau tutup
lama-lama kau seperti hakim yang moncongnya tak pernah terkatup

huft aku lelah sekali
hmm, begini
biarlah dan berlagaklah layaknya hakim di bumi ini
sebab di akhirat nanti ada hakim yang sejati
kapan lagi bisa terlihat hebat, ya disini.
bumi
hei sebentar, aku tertawa kini
hihihi^^
kita akhiri
salam sayang bidadari.^0^

No comments:

Post a Comment