si manis
bersikap puitis
kemudian menangis
dunia begitu sadis
banyak orang bersikap apatis
perangai narsis
yang lain mengemis-ngemis
diluar gerimis
hatinya tersimpan keris
bertujuan mengikis
sakitnya berlapis-lapis
seolah diiris-iris
tragis!
kini semua sama persis
menumbuhkan kumis
agar terlihat bengis
nyatanya muka berkudis
nyaris
sayangnya tak dapat ku tepis
hidup yang terlalu magis
sampai Jumat merindukan Kamis
No comments:
Post a Comment