
pertama kali kita bersama, berdua dalam keheninggan malam
beranjak pergi, hanya sejenak dari mata yang tajam
semua asa dalam angin yang dingin terbungkam
menenggelamkan setiap derita dan gelap temaram
bersama kita terdiam
kembali menuju ke tempat yang paling kelam
dimana kau hanya bisa diam
menikmati beban yang kejam
bergerak dalam pengawasan mulut yang tajam
untukmu, tetaplah kuat-sekuatnya
terima kasih untuk cokelat pertama
akan ku ingat di hati dan kepala
di tempat yang masih segar di pandang mata
Lamteba
sabtu malam, 29 okt 2016 YMB
No comments:
Post a Comment