kedatangan
tak lagi menjadi dambaan
berlalu dalam keheningan
tak ada percakapan
seolah hanya kenalan
jika berkata
hanya tinggi nada
hanya garis tipis mata
hanya kerutan muka
berbeda
saat itu adalah mereka
bersikap sahabat hingga neraka
tertawa seolah ia tak ada
mencoba
bersikap biasa
terus mencoba
sebab perlahan semua sirna
bagai cahaya
yang datang hanya sementara
umtukmu
yang kini mulai lelah menunggu
tak apa aku baik-baik saja, jika memang kau tanya kabarku
tak apa-apa
akan kunikmati semua
hingga aku, kamu, dan kita terbiasa
untuk 'hanya' sekedar ada
kemudian saling menerka-nerka
tak perlu lagi bercerita
perlahan
semua akan kembali pada keadaan
keadaan yang ditakdirkan Tuhan
untukmu, jiwa yang tentram
saatnya engkau bungkam!
No comments:
Post a Comment