Dulu katanya akan mendampingiSekarang ingin melebihi
Dulu katanya akan menjadi pendorong
Sekarang malah tembak kau todong
Dulu katanya akan bersama
Sekarang malah main mundur-mundur saja
Dulu katanya "kau raja jangan menyerah"
Sekarang malah kau yang ingin enyah
Dulu katanya kita harus saling menggenggam
Sekarang malah kau ancam- ancam
Ayolah pak menteri
Jangan cuma bisa berbicara
Ketika ujung-ujungnya kau jadikan rajamu boneka
Dia juga manusia
Jangan kau sudutkan dia
Kau kata kalian adalah teman
Tapi sekarang kau bertingkah seperti lawan
Tak taukah rajamu memiliki banyak beban
Tak taukah rajamu pribadi juga memiliki kehidupan
Ayolah pak menteri
Bukan kau saja, Dia juga ingin beristri
Bukan kau saja, dia juga butuh teman sejati
Bukan kau saja, dia juga stres dengan masalah pribadi
Jadi begini
Aku ingin bertanya
Seberapa penting kekuasaan yang hanya berlaku setahun itu
Hingga dia harus merelakan masa depan yang masih semu
Bayangkan, disaat banyak masalah
Disaat dia susah
Apakah para menteri tetap ingin setia dan basah
TIDAK
Bahkan kalian mengancam meninggalkan
Memfitnah raja terlalu memikirkan kehidupan
Jadi begini lagi
Kini raja sudah basah dan tenggelam
Maukah kalian semua ikut tenggelam
Meninggalkan istri-istri
Melupakan kehidupan pribadi
Meninggalkan teman yang kalian habiskan waktu bersama sehari-hari
Menendang setiap bahagia yang kalian miliki
Ayo
Lakukan
Raja telah tenggelam
Lakukan seperti yang kalian lakukan untuk raja kalian
Ya, kalian semua
Para menteri yang gila kendali
Para menteri yang maunya menang sendiri
Para menteri yang tak tau posisi
Para menteri yang haus kehebatan pribadi
Ayolah pak menteri
Aku ingin melihat sejauh mana kalian bisa berkorban
Jangan taunya cuma berkata lalu raja harus melakukan
Jangan cuma bisa menilai tanpa pernah mencoba memikirkan
Terlalu berotak hingga lupa perasaan
Ayolah pak menteri
Apakah itu yang kalian sebut teman
Ah benar
Kalian teman-teman yang hanya ada di otak
Menilik sesuatu dan semena-mena bertindak
Demi jabatan, teman kau sepak
Seolah musyawarah, nyatanya raja kau tembak
Jika belum menemukan teman yang ada di hati
Jangan sok bersikap menteri
Yang kalian pimpin hanya secuil dari jabatan di bumi
Baru beberapa bulan saja, tingkah mulai seperti kelinci
Hahahhaha lucu sekali
Sadarlah pak menteri
Bahkan kau sendiri belum bisa memisahkan kecemburuan pribadi
Jangan menambah bumbu sehingga raja bisa kau maki
Jangan sok hebat sehingga raja harus mengemis dan menangisi
Harus tau posisi
Harus bisa bernegosiasi
Kalian anggap dia raja atau boneka
Musyawarah yang kalian lakukan
Selalu hanya ingin menjatuhkan
Hahah benar
kalian teman
Kita lihat
Sejauh mana pertemanan
Saat ini raja tenggelam
Maukah kalian semua ikut menyelam
Jika iya tinggalkan semua bahagia
Lakukan seperti raja, menjadi boneka
Salam sayang bidadari untuk para menteri♡
No comments:
Post a Comment