TENTORKU YANG BERKETUA
(Ruhul aflah abdullah)
Hanya keadaan.
Ya keadaan
Ya keadaan
Bila kau jauh, tak berarti tak ada lagi ada 'kita'
Sebab yakinku jiwa kita bersama
Sebab yakinku jiwa kita bersama
Tapi kau tau
Ketakutan itu tak bisa di elak
Dia berlagak
Bersama dengan maki dan keluh
Bersama air mata dan rindu
Bersama dukungan dan gaduh
Ketakutan itu tak bisa di elak
Dia berlagak
Bersama dengan maki dan keluh
Bersama air mata dan rindu
Bersama dukungan dan gaduh
Ah
Bukan mengekang
Bukan mengarang
Bukan menyerang
Bukan mengekang
Bukan mengarang
Bukan menyerang
Hanya saja aku terlalu sayang.
Hanya takut kau berhenti berjuang
Hanya ketakutan yang seharusnya ku buang
Hanya takut kau hilang
Hanya yang seharusnya tidak ada kadang.
Hanya takut kau berhenti berjuang
Hanya ketakutan yang seharusnya ku buang
Hanya takut kau hilang
Hanya yang seharusnya tidak ada kadang.
Kau tau
Aku malu
Aku muak
Aku resah
Oleh cerita yang berakhir kandas
Sebab percaya di balas dusta
Sebab rindu di balas kelu
Sebab cinta di balas kecewa
Aku malu
Aku muak
Aku resah
Oleh cerita yang berakhir kandas
Sebab percaya di balas dusta
Sebab rindu di balas kelu
Sebab cinta di balas kecewa
Sebab aku terlalu cinta
Pada manusia yang sering tak peka
Pada manusia yang sering tak peka
Kalian!
Ya
Kita
ARAS
Ya
Kita
ARAS
Tentorku yang berketua

No comments:
Post a Comment