Aku telah mengadu padamu
Dan disini aku ingin berseru
Pada cerca yang sangat lucu
Aku diciptakan dalam keadaan bebas
Memang ada aturan-aturan
Namun dalam pertemuan ini aku bebas
Aku yang mau dipertemukan dan untuk ujung cerita aku jua yang menentukan
Memang ada takdir yang tak bisa di bolak balikkan
Tapi
Ini lucu sekali
Perjalananku di atur oleh para pengamat
Yang depannya seolah dekat
Dibelakang berkhianat
Ahh bebas saja
Aku tak merasa salah
Pada mereka yang ku anggap teman
Pada mereka yang ku anggap keluarga
Pada mereka yang ku pikir menerima
Yang ternyata pengharap untukku pincang
Yang ternyata pengharap untukku berhenti berjuang
Yang ternyata pengharap untukku mati tergantung
Yang ternyata pengharap untukku meninggalkan penguat saat terguncang
Ahh bebas saja
Percuma berbaik hati
Mengatakan "aku rindu sekali"
Mengatakan " kau tak sendiri"
Mengatakan " aku disini"
Karena hanya aku yang berpikir seperti itu
Karena hanya aku yang tulus menganggapmu
Dan aku bagimu hanya pengganggu
Lawan yang akan menghancurkan keluargamu
Ahh aku lupa
Hanya aku yang menganggap kalian keluarga
Hanya aku
Kau lupa
Tentang khawatir yang kau anggap basa basi
Tentang rindu yang kau anggap enteng sekali
Tentang hati yang aku sendiripun tak mengerti
Aku terlalu bodoh
Berfikir bahwa aku temanmu
Terlalu bodoh
Terlalu menganggapmu
Bukan marah
Hanya kecewa
Ahhh bebas saja
Melarang untuk menyayangi sahabat sendiri
Lucu sekali
Itu hak yang tak bisa kau kendalikan
Jika memang terputuskan
Kupastikan Tuhan yang memutuskannya
Bukan kau ataupun dia
Ahh bebas saja
Namun tak bisa bebas
Sebab "teman" yang ku anggap itu kini memiliki kekuasaan
Untuk membuatku terduduk
Untuk membuatku bungkam
Untuk membuatku tak bisa bebas
Sahabatku menjadi tawanan mereka
Dan aku tak bisa berbuat apa-apa
Hanya saja kecewa
Dan kekanak-kanakan sekali
Kupastikan 10 tahun kelak kalian akan menyesal.
Kupastikan bahwa Tuhan akan berlaku adil.
Mungkin kali ini aku mundur
Untuk "menyelamatkan" sahabatku dari temanku
Si teman yang kini terlihat wajahnya
Bak algojo
Menentukan hidup matinya seseorang
Bak hakim
Dapat memutuskan terpenjara atau tidaknya seseorang
Tak apa Hakim yang sebenarnya akan bertindak.
Dan teman percaya atau tidaknya kamu
Aku tak pernah sekalipun tak menganggapmu teman
Dan sekarang aku tau sejauh mana pertemanan kita
Dan sahabat percaya atau tidaknya kamu
Aku selalu menganggapmu sahabat bahkan keluarga
Dan percayalah, sebagaimanapun keadaan, sejauh apapun perpisahanan
Keluarga akan kembali
Sebab pengikat kita hati
No comments:
Post a Comment